saat langka kakimu memilih jalan hidupmu
engkau tertujuh pada seragam loreng membalut tubuhmu
tanpa ragu engkau abdikan hidupmu demi negerimu
tanpa ragu engkau maju kedepan menghalau peluruh
sunggu mulya pengorbananmu sahabatku
cinta kepada kekasih kau tutup menjadi cinta kepada negeri ini
dalam perjalanan engkau panggul senjata mu
dalam ke heningan malam kau tabur rindumu
kau tatap bulan ,bintang yang menari di angkasa
sunggu rindu mu semakin menobarkan kehangatan kalbu
tapi hanya bisa kau pejamkan mata terlelap dalam lelahmu
karna pagi telah menunggumu kembali untuk membelah negeri ini
sunggu engkau patriot bagi negeri ini
tak henti engkau melangkah selagi masa di beri se untai nyawa
kau tetap terjaga dengan seragam lorengmu
kau kibarkan semangat mu ,,merdeka atau mati,
meski rindumu masi tetap melanda kalbu
rindu akan kekasih yang kini senantiasa menantimu
dengan kata syendu di kalah malam hari..
kau titip rindu untuk kekasihmu,,,,
disini aku melawan peruluruh bercampur rindu,,
disana engkau menanti teriring doa
disini aku kobarkan semangatku
disana engkau senantiasa menungguku
kekasihku saat aku kembali sambut aku dengan senyum hangatmu
meski aku kembali hanya bersama jasad yang tak bernyawa
kekasihku tetap sambut aku dengan senyum hangatmu
karna aku terlahir sebagai patriot negeri
merdeka atau mati itu simbol hidupmu,
dengan baju loreng seragam kebanggaanku
radit malaikat


